Sekilas Info Tentang Dunia Basket "kembangkan skill basket kalian!!" play hard... be the best player....
Showing posts with label Tips and Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips and Trik. Show all posts
Monday, May 28, 2012
Menakjubkan anak 7 tahun - menunjukkan Power Menggiring Bola seperti Derrick Rose
Monday, May 14, 2012
Steve Nash Shooting Drill
nih gan ada video latihan Shooting drill dari Steve Nash, silahkan di liat dan di pelajari.. Selamat menyaksikan :)
»» READMORE...
Ray Allen - NBA Fundamentals of Shooting
mau tau latihan seorang Ray Allen kyk gimana?? cari tau di video ini gan hehe...
»» READMORE...
Sunday, March 18, 2012
How to Jump Shoot
Jump shoot yang kuat, terlebih dahulu kita harus melakukan latihan skiping. Ini untuk memperkuat vertikal jump kita. Untuk masalah lompat ada banyak cara seperti skiping dan latihan foot work.
beberapa jenis latihan footwork :
- Trot. Lari kecil dari base line ke base line dan kembali, lakukan paling sedikit tiga putaran.
- Sprint. Lari setengah lapangan, ubah kecepatan seperti pada lari kecil dan dilanjutkan kembali ke base line yang berlawanan. Kembali dengan cara yang sama.
- Change of Pace. Lari dari base line ke base line dengan paling tidak tiga kali perubahan kecepatan dari sprint – lari kecil – sprint. Kembali dengan cara yang sama.
- Change of Direction. Lari dari base line ke base line dengan mengubah arah. Mulai dari posisi menyerang dengan kaki kiri menyentuh titik temu antara base line dan lane line di sisi kiri. Larilah secara diagonal pada sudut 45 derajat terhadap lane line di sisi kanan. Buat sudut 90 derajat perubahan arah dari kanan ke kiri, dan lari diagonal ke lane line semu di sebelah kiri. Buat perubahan arah 90 derajat dari kiri ke kanan. Lanjutkan dengan mengubah arah pada tiap lane line semu sewaktu melanjutkan ke base line yang berlawanan. Kembali dengan cara yang sama.
- One–Two Stops. Lari ke arah berlawanan dari base line membuat empat kali one–two stops ketika mulai. Bergantilah kaki yang dipakai mendarat pertama kali pada setiap one–two stops. Mendarat dengan kaki kiri pada perhentian yang pertama, lalu dengan kaki kanan pada perhentian berikutnya. Kembali dengan cara yang sama.
setelah mempunyai jump yang kuat coba latihan menembak tanpa melakukan awalan dribel bola(langsung jump shoot di tempat.lakukan pada 1 tempat terlebih dahulu,biasanya pada sudut 90 derajat karena relatif mudah untuk melatih kebiasaan shoot terhadap ring. saat melakukan jump shoot bola jangan dari bawah depan namun usahakan selalu diatas kepala.pada saat permainan setelah dribel ambil bola dari samping (bukan tengah) diangkat keatas kepala dan lakukan jump shoot.ini untuk menghindari steal.
sumber : Yahoo Answer
Friday, March 9, 2012
Tips Memilih Sepatu Basket
hallooow para basketballers.... pernahkah kalian berfikir bahwa salah satu hal penting untuk mendukung performa seseorang saat bermain basket adalah sepatu yang di gunakan,, walaupun seorang basketballer memiliki skill dan fisik yang bagus dalam bermain basket, kemampuan tersebut tidak akan terpakai jika kenyamanan pemain itu terganggu yaitu sepatu yang tidak nyaman.. selain memberi kenyamanan, sepatu yang pas juga memberikan kepercayaan lebih saat melakoni sebuah game / pertandingan basket..
berikut adalah beberapa tips untuk memilih sepatu basket yang pas dan nyaman agar mendukung performa di lapangan :
1. Mampu meredam benturan.
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu basket adalah, memastikan bahwa sepatu yang anda pilih itu dapat diandalkan dalam mengatasi benturan saat anda melakukan pendaratan setelah melompat. Jika setelah bermain basket kaki atau bagian lutut belakang anda merasakan sakit, itu artinya sepatu tersebut belum cukup mengatasi benturan.
2. Mampu enopang berat badan
Apabila bagian kaki terasa sakit, atau terlebih lagi bagian lutut dan engkel merasakan sakit, berarti sepatu tersebut, masih belum bisa menahan dampak atau beban tubuh anda. Jika ini dibiarkan, maka akan berdampak buruk di hari tua. maka pastikan anda memilih sepatu yang dapat menopang atau mampu menahan berat badan anda.
3. Kenyamanan
Sepatu basket yang baik harus memiliki ventilasi agar tidak panas. Agar nyaman dipakai, sebaiknya anda memilih ukuran yang pas dengan ukuran kaki anda. karena jika ada ruang tersisa dalam sepatu, akan kemungkinan akan mendapatkan cedera saat jatuh atau terpleset. Selain itu sisa ruang dalam sepatu akan memungkinkan pergerakan kaki ke kanan dan ke kiri akan menyebabkan kapalan.
4. Stabililitas
Anda harus memastikan bahwa sol bisa melekat kuat pada permukaan lapangan, atau tidak licin. Dengan sepatu yang melekat, anda dapat melakukan trik spin, dan cross over secara lebih mudah dan lancar.
5. Responsif
Jangan memilih sepatu yang terlalu berat atau bagian sol yang besar, karena ini akan memperlambat gerakan anda. Bagi kebanyakan pebasket profesional, sepatu bukan saja merupakan alas kaki semata, melainkan merupakan salah satu senjata wajib yang mesti diperhatikan dalam suatu pertandingan.
Sepatu basket juga harus di pilih berdasarkan gaya bermain, karena tidak semua sepatu cocok dengan gaya bermain seorang basketballer.. nah di bawah ini ada beberapa gaya bermain dan tipe sepatu yang cocok dengan gaya bermain tersebut.
- Agresif
Agresif pemain berfokus pada membangun dan kekuatan untuk memenangkan bola dan membantu tim mereka. Ini berarti mereka akan ingin jenis pelatih yang akan melindungi mereka dan memastikan bahwa mereka dapat bergerak kuat. Perlindungan penting untuk jenis pemain karena fakta bahwa mereka akan menjadi dalam banyak situasi yang berbeda di mana mereka akan memiliki konflik dengan pemain lain. Pelatih bola basket seperti Reebok Zig Slash melakukan pekerjaan yang besar dalam memastikan bahwa kaki Anda dilindungi dengan karet yang kuat dan nyaman dalam.
- Speedy
Pemain speedy ingin menggunakan kecepatan dan kecepatan untuk mendapatkan sekitar pemain yang lebih besar dan memberikan kesempatan bagi tim untuk skor. Memiliki ini bermain gaya berarti mereka akan ingin pelatih basket yang akan menguntungkan mereka dengan menjadi ringan dan nyaman. Sepatu basket yang ringan akan membantu pemain cepat dengan membantu mereka bergerak lebih cepat dan dengan demikian menjadi lebih baik apa yang mereka terbiasa. Sepatu basket seperti Nike Air Max perputaran dapat memastikan pemain mendapatkan mungkin menjalankan teringan.
- Pelari
Pelari adalah pusat tim dan hati yang terus berfungsi. Pelari Anda mungkin menduga harus melakukan banyak berjalan dan dengan demikian ingin sepatu basket yang akan menjaga mereka nyaman tetapi serta yang memberikan banyak breathability. Pakaian Adidas Adipure pusat pemain pelari karena itu membuat baik penggunaan yang mesh udara dan memiliki banyak bahan yang nyaman untuk menjaga Anda berjalan lebih aman dan lebih lama.
semoga bermanfaat buat para basketballers!! terus berlatih keras dan kembangkan performa kalian!
sumber : republika.co.id
Thursday, March 8, 2012
Latihan untuk Lompatan Tinggi
Salah satu kelebihan para pemain basket adalah lompatan yang tinggi dan keseimbangan tubuh yang bagus.. seluruh pemain basket apalagi bagi pemula tentunya sangat ingin memiliki lompatan yang tinggi seperti Michael Jordan yang mampu melayang di udara seperti sedang terbang dan nate robinson, pemain yang satu ini di segani oleh para pemain NBA karena memiliki lompatan yang sangat tinggi.. hanya dengan tinggi 175cm dia dapat melakukan slamdunk yang memukau para penggemar basket, bahkan ia juga berhasil menjuarai Kontes Slamdunk 2010 pada NBA Allstar... apakah kalian ingin memiliki lompatan yang tinggi seperti mereka??


plyometrics adalah salah satu cara ampuh untuk hal tersebut...
Plyometrics adalah suatu jenis fitnes yang menggunakan gerakan-gerakan eksplosif untuk mengembangkan kekuatan otot, yaitu kemampuan otot untuk menghasilkan sejumlah gaya yang besar secara cepat.
Berikut adalah jenis- jenis latihan Plyometric:
- Bounding (memantulkan diri)
Lompat ke depan dan belakang dengan kedua kaki dari posisi berdiri secara berulang – ulang. Lakukan secepat mungkin dan cobalah untukmeraih dua poin penting yaitu tingginya lompatan dan jauhnya lompatan.
- Lateral Cone Hop (lompat Corong)
Lompat melewati corong atau benda sejenisnya, biasanya untuk rambu jalan dan latihan fisik, lakukan menyamping dari kanan ke kiri dan sebaliknya. Percepat gerakan lompat dan tahan selama mungkin di udara.
- Box Jump ( lompat Balok)
Lompatlah dari tangga atau balok dengan tinggi sekitar 70 cm, lakukan lompatan spontan setinggi mungkin. Hati – hati dengan pendaratan, lakukan seaman mungkin.
- Skipping ( Lompat Tali)
Lakukan skipping, kali ini dengan cara yang berbeda yaitu dengan mengangkat lutut setinggi mungkin saat melompat dan mengambil arah maju, alias bergerak ke depan.
- Squat Lunges
Latihan untuk memperkuat otot kaki dengan cara berikut, untuk pemula tanpa membawa beban,untuk latihan selanjutnya disertai beban, tujuan akhirnya seberat ½ berat tubuh sendiri. Posisi berdiri, melangkahkan kaki ke depan selebar mungkin, tekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat.
- Step –Up ( Lompat ke atas)
Latihan melompat bergantian kaki kiri dan kanan secara cepat ke atas balok dengan ketinggian sekitar 12 inch. Untuk pemula tanpa beban, tujuan akhirnya mampu melakukan latihan ini dengan membawa beban seberat ½ berat tubuh.
- Rim Jumps (Lompat ke Ring)
Lompat setinggi – tingginya menggapai ring basket atau target lainya. Lompat mundur secepat mungkin saat mendarat.
Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan latihan ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui. Latihan ini memiliki tingkat risiko cedera yang cukup tinggi karena besarnya tenaga yang digunakan selama latihan. Untuk itu, latihan ini sebaiknya hanya dilakukan oleh mereka yang bugar (memiliki kekuatan tubuh, keseimbangan, koordinasi, dan kelenturan tubuh yang baik) dengan petunjuk dari instruktur yang ahli.
Bagi mereka yang berumur di bawah 13 tahun atau mereka yang hanya dapat melakukan squat kurang dari 1.5 kali dari berat badannya, sebaiknya memilih latihan plyometrics dengan intensitas ringan. Begitu juga dengan mereka yang memiliki berat badan di atas 240 pound. Selain itu, latihan ini tidak boleh dilakukan di atas permukaan yang keras, seperti semen. Sebaiknya latihan ini dilakukan di atas karpet, matras, atau rumput.
latihanlah secara rutin maka hasil latihan tersebut akan kamu rasakan saat bermain basket... dan kamu juga akan merasakan sensasi melayang di udara :D
"tetap berhati-hati agar tidak cedera dalam melakukan latihan ini"!!
Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan latihan ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui. Latihan ini memiliki tingkat risiko cedera yang cukup tinggi karena besarnya tenaga yang digunakan selama latihan. Untuk itu, latihan ini sebaiknya hanya dilakukan oleh mereka yang bugar (memiliki kekuatan tubuh, keseimbangan, koordinasi, dan kelenturan tubuh yang baik) dengan petunjuk dari instruktur yang ahli.
Bagi mereka yang berumur di bawah 13 tahun atau mereka yang hanya dapat melakukan squat kurang dari 1.5 kali dari berat badannya, sebaiknya memilih latihan plyometrics dengan intensitas ringan. Begitu juga dengan mereka yang memiliki berat badan di atas 240 pound. Selain itu, latihan ini tidak boleh dilakukan di atas permukaan yang keras, seperti semen. Sebaiknya latihan ini dilakukan di atas karpet, matras, atau rumput.
latihanlah secara rutin maka hasil latihan tersebut akan kamu rasakan saat bermain basket... dan kamu juga akan merasakan sensasi melayang di udara :D
"tetap berhati-hati agar tidak cedera dalam melakukan latihan ini"!!
sumber : tdwclub.com
Wednesday, March 7, 2012
Teknik Dasar Basket
belajar basket,, halo buat para pemula basket.. anda ingin hebat? membangun rumah yang kokoh itu tergantung dari pondasi yang di buat, begitupun dalam bermain basket..
»» READMORE...
seorang yang ingin menjadi pemain profesional hebat harus mempunyai dasar-dasar latihan basket yang harus di kuasai yaitu passing, dribbling, dan shooting, dengan begitu, seorang pemain akan mudah melakukan gerakan improvisasi dalam bermain basket.. di sini saya akan memberikan beberapa teknik dasar dalam olahraga basket.. cekidot!! :D
1. Passing dan Catching
1. Passing dan Catching
Passing berarti mengoper, sedangkan catching artinya menangkap. Setiap pemula harus belajar mengenai cara mengoper dan menangkap bola dengan temannya. Ingat, kemampuan mengoper dan menangkap harus sama baiknya, tidak boleh hanya mahir sebagian. Dalam passing terdapat beberapa teknik antara lain :
a. Chest pass (operan setinggi dada)
Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada, kemudian bola dilempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.
Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada, kemudian bola dilempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.
b. Bounce pass (operan pantul)
Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke lantai, usahakan titik pantulnya berada di 3/4 jarak dari pengoper bola.
Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke lantai, usahakan titik pantulnya berada di 3/4 jarak dari pengoper bola.
c. Overhead pass (operan diatas kepala)
Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas.
Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas.
d. Baseball pass
Operan ini dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.
Operan ini dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.
e. Behind the back pass
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.
2. Dribbling (menggiring bola)
Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
• Kontrol pada jari-jari tangan
• Mempertahankan tubuh tetap rendah
• Kepala tegak
• Melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang bagus
• Lindungi bola (protect the ball)
• Kontrol pada jari-jari tangan
• Mempertahankan tubuh tetap rendah
• Kepala tegak
• Melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang bagus
• Lindungi bola (protect the ball)
Macam-macam dribble :
a. Change of pace dribble
Dribble ini adalah yang paling umum dalam bola basket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
Dribble ini adalah yang paling umum dalam bola basket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
b. Low or control dribble
Dribble ini dilakukan setiap kali pemain dijaga dengan ketat. Tipe dribble ini digunakan untuk menjaga bola agar tetap rendah dan terkontrol. Bola didribble di sisi tubuh, jauh dari pemain bertahan. Telapak tangan yang mendribble bola diusahakan agar tetap berada di atas bola.
Dribble ini dilakukan setiap kali pemain dijaga dengan ketat. Tipe dribble ini digunakan untuk menjaga bola agar tetap rendah dan terkontrol. Bola didribble di sisi tubuh, jauh dari pemain bertahan. Telapak tangan yang mendribble bola diusahakan agar tetap berada di atas bola.
c. High or speed dribble
Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya dengan bola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkan bola melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola, melainkan di belakang bola.
Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya dengan bola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkan bola melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola, melainkan di belakang bola.
d. Crossover dribble
Crossover dribble adalah gerakan memindahkan bola dari tangan yang satu ke arah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila dribble tidak dilakukan dengan baik, karena posisi bola tidak terjaga.
Crossover dribble adalah gerakan memindahkan bola dari tangan yang satu ke arah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila dribble tidak dilakukan dengan baik, karena posisi bola tidak terjaga.
e. Behind the back dribble
Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
f. Between the legs dribble
Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pendribble bola dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pendribble bola dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
g. Spin dribble
Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat. Saat dribble, dorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.
Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat. Saat dribble, dorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.
3. Shooting (menembak bola ke arah keranjang)
a. Set shoot
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan (free throw).
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan (free throw).
b. Lay-up shoot
Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.
Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.
c. Jump shoot
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.
4. Cara berputar (Pivot)
Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran (setelah kita menerima bola). Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan:
a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)
a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)
5. Jump stop
Jump stop merupakan sebuah gerak berhenti terkendali dan dengan menggunakan dua kaki. Jump stop bisa digunakan pemain penyerang untuk memantapkan kaki yang akan dipakai untuk pivot (poros), menghindari traveling, dan mempertahankan keseimbangan tubuh dengan baik.
6. Rebound
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu make contact, box out, dan jump to the ball. Dalam era basket modern sekarang ini diperlukan gerakan rebound dalam suatu pertandingan. Apabila sebuah tim tidak mempunyai keinginan untuk melakukan defensive rebound maupun offensive rebound, dapat dipastikan tim itu akan kehilangan banyak kesempatan kedua untuk melakukan score pada saat pertandingan.
satu hal yang sangat penting di ingat, pemanasanlah sebelum latihan :)
semangat buat para basket mania!!!
sumber : SPORTKU
satu hal yang sangat penting di ingat, pemanasanlah sebelum latihan :)
semangat buat para basket mania!!!
sumber : SPORTKU
Seputar ANKLE (penanganan cedera ankle)
hollaaa,, di post sebelumnya sudah di bahas tentang ankle dan efek buruk penggunaan ankle brace.. nah, sekarang akan di bahas masalah penyembuhan / terapi yang sebaiknya di lakukan.. Banyak orang yang tidak tau cara pengobatan cedera ini, namun tetap melakukan pengobatan sendiri tanpa menyadari betapa berbahaya jika cara penanganan yang di lakukan salah atau tidak sesuai anjuran / petunjuk dokter.
berikut adalah penanganan yang dapat di berikan pada orang yang mengalami cedera ankle...
Penanganan Pertolongan Pertama
Prinsip utama penanganan adalah RICE :
Prinsip utama penanganan adalah RICE :
R : Rest/istirahat. Segera berhenti melakukan segala aktivitas. Aktivitas yang berlebih pada bagian tubuh yg terkena akan memicu terjadinya komplikasi lebih lanjut, misal ligamen yang robek akan semakin parah.
I : Ice/es. Ingat bukan kompres hangat atau bahkan panas! saat cedera baru berlangsung (24 jam setelah cedera), akan terjadi robekan pembuluh darah yang berakibat keluarnya “isi” pembuluh darah tersebut ke jaringan sekitar nya sehingga bengkak, pembuluh darah sekitar tempat cedera juga akan melebar (dilatasi) sebagai respon peradangan. Pemberian kompres dingin/es akan menyempitkan pembuluh darah yg melebar sehingga mengurangi bengkak, sebaliknya hangat/panas malah akan menambah lebar pembuluh darah! Kompres dingin bisa dilakukan 1-2 kali sehari, jangan lebih dari 20 menit karena justru kan mengganggu sirkulasi darah.
Sebaliknya, saat cedera sudah lama/kronik (± 1-2 minggu), tanda2 peradangan seperti bengkak, warna merah, nyeri hebat sudah hilang, maka prinsip pemberian kompres hangat bisa dilakukan
C : Compression. Penekanan pada bagian cedera, bisa dilakukan dengan perban/dibalut. Jangan terlalu erat, tujuannya untuk mengurangi pembengkakan.
E : elevation. Ankle kaki yg terkilir sering-sering istirahat dengan diangkat, dengan diganjal. Tujuannya untuk mengurangi pembengkakan.
Jangan melakukan Pijat/Urut Tradisional !!!
Secara medis, ini sangat tidak dapat dibenarkan. Terkilir adalah suatu cedera yang melibatkan proses peradangan, yang disertai robekan pembuluh darah dan bahkan yang lebih berat lagi dapat disertai fraktur atau robekan ligamen yang lebih besar. Memijat/mengurut bagian yg cedera akan memperparah karena merusak pembuluh darah robek yang harusnya secara normal akan menutup sendiri secara alami, belum lagi jika ada robekan ligamen dan fraktur. Prinsip RICE adalah prinsip utama yang sudah menjadi gold standard/prinsip penanganan utama untuk terkilir di seluruh dunia.
Ada satu hal yg harus menjadi perhatian, yaitu bahwa ketika seseorang pernah mengalami ankle sprain, maka dia akan memiliki resiko lebih besar utk mengalami sprain berikutnya. hal ini disebabkan karena adanya kerusakan struktur di ankle yang akan menyebabkan terjadinya ketidakstabilan fungsional ankle. dari foto rontgen, atau dari pemeriksaan mungkin tidak akan ada kelainan, namun akan merasa "tidak enak" atau kurang bisa mengontrol keseimbangan saat melompat, berjalan/berlari di tempat tidak rata. jika orang tersebut tidak melakukan tindakan pencegahan, maka sprain akan terjadi berulang dan justru akan semakin memperparah kerusakan struktur di ankle.
sumber : DOKTER FISIK
Seputar ANKLE (efek buruk ankle brace)
kali ini mau sedikit berbagi beberapa informasi tentang cedera ankle..
Dalam dunia olahraga, cedera Ankle adalah hal yang sudah tidak asing lagi. Apalagi pada olahraga Basket, cedera ankle sudah menjadi momok bagi para pemain basket. Ada yang cedera namun bisa sembuh dan kembali bermain basket dan ada pula yang tidak dapat kembali bermain basket (pensiun dini).
Disini saya mau berbagi beberapa informasi tentang cedera ankle...
Dalam dunia olahraga, cedera Ankle adalah hal yang sudah tidak asing lagi. Apalagi pada olahraga Basket, cedera ankle sudah menjadi momok bagi para pemain basket. Ada yang cedera namun bisa sembuh dan kembali bermain basket dan ada pula yang tidak dapat kembali bermain basket (pensiun dini).
Disini saya mau berbagi beberapa informasi tentang cedera ankle...
Atlet basket termasuk pengguna ankle brace terbanyak karena cabang olahraga ini banyak melibatkan gerakan kaki yang mendadak dan dengan kekuatan penuh.
Risiko cedera ankle pada olahraga ini relatif lebih tinggi dibandingkan pada olahraga lainnya.
Meski efektif mencegah terkilir di pergelangan kaki, namun ada juga kekhawatiran bahwa penggunaan ankle brace atau sering disebut juga ankle guard justru memicu cedera lutut.
Ankle brace dianggap membatasi pergerakan pergelangan kaki, sehingga tidak bisa mengimbangi gerakan lutut.
Bagian yang menghubungkan paha dengan tulang kering ini rentan sobek jika lutut bergerak namun pergelangan kaki tidak mampu mengimbanginya.
Kekhawatiran itu kini terbantahkan oleh hasil penelitian Timothy A McGuine, ahli kesehatan olahraga dari University of Wisconsin.
Penelitian yang dimuat di American Journal of Sport Medicine tersebut melibatkan sekitar 1.500 atlet basket usia SMA.
Di antara 750 atlet yang memakai ankle brace, dalam semusim hanya 27 yang pergelangan kakinya terkilir.
Hal ini menunjukkan bahwa aksesori ini efektif mencegah cedera pergelangan kaki, karena di kelompok yang tidak memakai ankle brace ada 78 yang terkilir.
Risiko cedera lutut juga tidak mengalami peningkatan yang berarti akibat pemakaian ankle brace.
Pada kelompok yang memakainya, cedera lutut dialami oleh 15 atlet sementara pada kelompok yang tidak memakai cedera tersebut dialami oleh 13 atlet.
sumber : KASKUS
Monday, March 5, 2012
Teknik permainan bola basket profesional
- Fade Away
- Hook Shot
- Jump Shot
- Crossover
- Slamdunk
sumber : WIKIPEDIA
Teknik dasar permainan bola basket
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok
besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan
melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat
pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
sumber : WIKIPEDIA
»» READMORE...
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
sumber : WIKIPEDIA
Subscribe to:
Posts (Atom)




